Selasa, 04 November 2014

CARA KERJA RANGKEAN MOTOR 3 FASA STATR/DELTA

Pengasutan Motor Induksi dengan menggunakan penstart bintang/Star–delta (Y-Δ)
Pada pengasutan ini selama periode start lilitan motor akan berada dalam hubungan bintang dan setelah selang waktu tertentu akan berpindah ke hubungan lilitandelta.
Dengan cara ini kenaikan arus start dapat dibatasi hingga sepertiga kali saja dibandingkan bila motor langsung terhubungdelta.

Cara kerjanya : jika tombol start S2 ditekan, arus mengalir melalui F2 – S1 – S2 – kontak bantu timer T (NC) – kontak bantu K3 – K1.
Kontaktor magnetik 1(K1) bekerja dan motor terhubung dalam lilitan bintang.
Saat itu juga kontak bantu K1 (NC) membuka dan kontak bantu K1 (NO) menutup sehingga arus mengalir melalui F2 – S1 – S2 – kontak bantu K1 (NO) – K2.
Kontaktor magnetik 2 (K2) bekerja dan motor terhubung pada sumber tegangan. Pada saat yang sama kontak bantu K2 (NO) menutup dan timer T bekerja.
Setelah t detik kontak bantu T (NC) membuka sehingga K1 tidak dilewati arus (K1 tidak bekerja), kontak bantu T (NC) menutup, arus mengalir melalu F2 – S1 – kontak K2 (NO) – kontak bantu T(NO) – kontak bantu K1 (NC) – K3.
Kontaktor magnetik K3 bekerja, motor terhubung dalam belitandelta. Tombol S1 digunakan untuk melepaskan motor dari sumber tegangan.
Dengan pengasutan cara ini, kenaikan arus start dapat dibatasi hingga sepertiga kali saja dibandingkan bila lilitan motor langsung terhubung delta. Hal ini dapat dibuktikan
sebagai berikut:Hubungan belitan, Tegangan, Arus Star dan Delta Bila stator dihubungstar, maka :- Tiap belitan mendapatkan tegangan sebesar U/√3- Sehingga arus yang mengalir ditiapbelitan sebesar IY- Arus yang mengalir ditiap belitan akan sama dengan arus arus fasa IY Bila stator dihubungkandelta, maka:- Tiap belitan mendapatkan tegangan sebesar U- Sehingga arus yang mengalir ditiap belitan sebesar IfΔ- Arus fasa untuk belitandelta: IΔ =√3 IfΔBila dibandingkan,Rangkaian Bintang/Star-Delta (Y-Δ) Motor Induksi Tiga Fasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar